Gedung GKKK PSGereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar telah meniti perjalanan selama 50 tahun. Sejarah perjalanan gereja dalam 50 tahun ini membuktikan bahwa rekan sepelayanan, jemaat sekalipun menghadapi berbagai tantangan, kesulitan dan cobaan, namun kasih setia Tuhan senantiasa memimpin dan menyertai sehingga kita memperoleh kehidupan gerejawi yang penuh kemenangan dan sukacita .

Kilas balik ke 50 tahun yang lalu,dimana perintis penginjilan, almarhum Pdt. Timotius Chandra, M.Min dan sejumlah suadara yang mengasihi Tuhan dengan penuh iman berharap kepada Tuhan Yesus yang memberikan kehidupan. Mereka sehati, sepikir dan tekun memberitakan Injil sehingga membuahkan hasil hari ini. Kiranya segala kemuliaan hanya kepada Allah di sorga .

Berikut ini adalah sejarah singkat perjalanan gereja selama 50 tahun, kiranya melalui tulisan ini dapat memotivasi saudara-saudara generasi muda untuk mengikuti jejak para sesepuh kita untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan, dan membangun masa depan gereja yang lebih baik, sehingga Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar menjadi gereja yang memberitakan injil dan membawa jiwa-jiwa pertobatan kedalam kemuliaan kerajaan Tuhan serta membawa damai sejahtera bagi sesama.

Segala sesuatu ada asal mulanya, demikian juga dengan Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar. Pada tahun 1961-1962 Pdt. Timothy Chandra memimpin sekelompok saudara –sauadara yang mengasihi Tuhan mengadakan kebaktian doa dalam bahasa kantonis dengan memimjam kedai kopi saudara Chen Yen Shen. Inilah cikal bakal Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar.

Juli 1964 Ev. Timothy Chandra menamatkan pendidikan theologianya dari Sekolah alkitab Asia Tenggara(SAAT)Malang dan kembali ke Pematangsiantar untuk memulai pelayanan sebagai seorang hamba Tuhan. Setiap hari Tuhan menambahkan jiwa –jiwa sehingga jemaat berkembang dengan pesat .Untuk dapat mengembalakan jemaat yang haus akan kebenaran firman Tuhan maka pada tanggal 9 bulan Agustus tahun 1964 diadakan kebaktian perdana berbahasa Tionghua dengan meminjam tempat Gereja Pentakosta di jalan Cipto. Saat itu Ev. Timothy Chandra bersama rekan Ev. Eddy Paulus bekerja sama melayani Tuhan. Tiga bulan kemudian gereja mengundang Pdt. Stenly Yu mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani berturut-turut 10 hari lamanya.Tuhan berkarya dalam KKR ini sehingga banyak yang bertobat dan membuahkan jiwa bagi kerajaan sorga. Pada tahun 1965 secara resmi kami bernaung di Gereja Kristen Kalam Kudus dan dilaksanakanlah Retreat Pemuda Remaja I yang dipimpin oleh Pdt. Peter Wongso dan Pdt. Stephen Tong. Baptisan kudus, Persembahan anak yang dipimpin oleh Pdt. B. Manurung.

Pada tahun 1966 ,Tuhan memimpin dan membuka jalan sehingga Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar dapat membeli sebidang tanah dan sebuah gedung yang luasnya +/- 2000 m2 yang terletak di jalan Merdeka No 28 Pematangsiantar sebagai tempat ibadah jemaat Gereja Kristen Kalam Kudus sampai hari ini. Sungguh ini adalah tanah perjanjian Allah buat jemaat-Nya ! Ini dikarenakan jemaat Tuhan sejak tahun 1961 dengan tekun berdoa agar Tuhan menyediakan tempat untuk ibadah jemaat. Tuhan mengabulkan doa jemaat sehingga pada tanggal 20 November 1966 diadakan upacara peresmian penggunaan Gedung Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar.

Setelah melewati 5 tahun perjalan gereja tepatnya pada tanggal 20 Juni 1970 Ev. Timothy Chandra ditahbiskan dalam jabatan kependetaan. Jemaat bersukacita karena Tuhan telah menyediakan seorang gembala gereja yang setia mengambalakan jemaatnya .Mulai saat itu jemaat tidak lagi seperti domba yang tak bergembala melainkan TUHAN ALLAH memberikan kelimpahan dan mengenapi janji-Nya sehingga jemaat memiliki gembala dan beribadah di rumah Tuhan yang disediakan. Sungguh Allah melakukan perkara besar di tengah-tangah jemaatNya. Halleluyah !Kemuliaan bagi Tuhan .

Pada tanggal 15 Agustus 1991 merupakan masa kelam bagi jemaat Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar karena Bapak rahoni, pemimpin kami yang bijak bapak Pdt. Timothy Chandra yang menderita kanker liver dipanggil ke pangkuan sisi Allah Bapa di sorga .Sesungguhnya kepergian beliau membawa duka yang mendalam, namun kami menyadari bahwa semuanya ini dalam rencana Tuhan yang indah. Walaupun kami berduka tetapi kami harus bangkit dari lembah kekelaman ini. Bersandar pada kasih kemurahan Tuhan yang menguatkan sehingga masa dua dekade ini jemaat tetap bersatu hati melayani Tuhan. Tuhan dengan setia mengutus hamba-Nya menggembalakan jemaat-Nya. Karunia demi karunia dilimpahkan kepada kami, sehingga kami tidak kekurangan sesuatupun .

Mempertimbangkan gedung gereja sudah termakan usia dan tidak memadai lagi, maka tahun 2002 Pdt. Andreas Lewi dan Majelis gereja memutuskan untuk memulai pembangunan gedung gereja dan peletakan batu pertama dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2002 bersamaan dengan peringatan HUT gereja ke-38,yang dipimpin oleh Pdt Jimmy Singal. Awal 2003 dimulailah pembangunan dan terselesaikan dalam jangka waktu dua tahun,yaitu pada tahun 2004. Selama pembangunan, ibadah gereja dilakukan di aula TK Kristen Kalam Kudus di Jln.Mariam Tomong. Pada tanggal 12 Desember 2004 dilaksanakan Kebaktian syukur peresmian penggunaan gedung gereja baru dengan mengundang Pdt. Dr. Peter Wongso dan Pdt. Jimmy Singal selaku ketua Sinode GKKK Pusat. Dalam kurun waktu 4 tahun ( 2001 – 2004 ) Tuhan memberikan 2 gedung yakni Gedung TK Kalam Kudus yang terletak di jalan Mariam Tomong dan Gedung Gereja Kalam Kudus yang terletak di jalan Merdeka no 28 Pematangsiantar. Apa yang dapat kita lakukan dengan gedung baru ini ? Allah yang Maha kuasa dalam karya-Nya. Jika Allah yang membuka pintu tak seorangpun yang berkuasa menutupnya. Allah mengerak hati kami untuk melihat bahwa ladang pelayanan yang luas di bidang pendidikan dan melihat begitu banyak masyarakat Pematangsiantar yang belum mengenal Tuhan .Mereka menderita dan berkelana bagaikan domba-domba tak bergembala. Tuhan memberi visi kepada kami untuk menggembalakan domba-domba kecil .Sejak tahun 1967 sampai hari ini Gereja Kalam Kudus Pematangsiantar telah memulai pelayanan penginjilan kepada murid- murid di TK, SD, SMP dan SMA yang berlokasi di jalan Mariam Tomong, Merdeka, Sabang Merauke, Dalil Tani dan Pane, dengan total 2.600 siswa. Setiap tahun menghasilkan siswa –siswa berprestasi yang mengabdi pada nusa dan bangsa. Di samping itu juga membimbing sejumlah siswa melanjut studi ke sekolah theologia di dalam dan luar negeri. Saat ini mereka tersebar di dalam dan luar negeri untuk memberitakan injil keselamatan .Inilah buah – buah pelayanan selama 50 tahun .Sebanding dengan luasnya ladang pelayanan Gereja, maka dibutuhkan tenaga hamba Tuhan yang melayani. Sehubungan dengan kebutuhan tersebut maka pada tanggal 4 April 2011 gereja mentahbiskan Ev. Timotius dan Ev. Alipin dalam jabatan kependetaan selanjutnya pada tanggal 26 Agustus 2013 ditahbiskan Ev. Aswin Widjaya dalam jabatan kependetaan. Gereja juga mengundang Ev. Nechi Sasnawati, dan mahasiswa praktek Ev. Zeng Jiali, Marthin Luther bergabung dalam barisan hamba Tuhan yang solid dan siap sedia menghadapi peperangan rohani untuk merebut jiwa-jiwa bagi kemuliaan Tuhan .

Inilah karya nyata Tuhan yang maha besar dalam sejarah 50 tahun ini .Allah pencipta langit dan bumi, sumber dari segala sumber telah mengenapi karya-Nya melalui umat-Nya. Sesungguhnya Allah berkuasa membangun gereja – gereja di bumi dalam sesaat, mengapa harus menghabiskan waktu 50 tahun untuk membangun Gereja Kalam Kudus Pematangsiantar? Ini dikarenakan Tuhan ingin membentuk kami bertumbuh bersama, dengan menyadari kekurangan diri sendiri dan kekuatan dalam saling bahu –membahu agar tak seorangpun menyombongkan diri, sebaliknya kita terus belajar dengan rendah hati, taat, dan melihat orang lain lebih unggul dari kita sekaligus membawa kami lebih mengenal kemahakuasaan Allah sehingga kita senantiasa belajar dari-Nya, tekun dan berjaga-jaga sampai maranatha.

 

SD1-SKKK
Gedung Kalam Kudus Sekarang

Sejarah Singkat GKKK – SKKK Pematangsiantar

Updated on 2015-03-09T02:18:41+00:00, by adm-kk.