Mengenang Sang Pendiri

Pdt. Timothy
Chandra.

Hamba Tuhan yang dengan kasih, kesabaran, dan kerinduan menabur Firman ini meletakkan dasar bagi pelayanan yang kini menjangkau ribuan keluarga di Pematangsiantar dan sekitarnya.

Alm. Pdt. Timothy Chandra
Pendiri GKKK & SKKK

Bagi keluarga besar Kalam Kudus, nama Pdt. Timothy Chandra adalah nama yang diucapkan dengan penuh hormat dan syukur. Beliau adalah sosok di balik berdirinya Gereja Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar dan jaringan sekolah Kristen yang kini menjadi rumah pendidikan bagi ribuan anak.

Pdt. Timothy Chandra bukan sekadar pendiri — beliau adalah visioner yang melihat kebutuhan akan pelayanan rohani dan pendidikan Kristen di tengah komunitas Tionghoa-Kristen di Pematangsiantar, dan dengan iman menjawab panggilan Tuhan untuk memenuhinya.

Panggilan pelayanan

Sejak muda, Pdt. Timothy Chandra terbeban untuk memberitakan Injil Yesus Kristus dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh komunitas Tionghoa di Indonesia. Beliau melayani dengan sederhana, mengasihi setiap jiwa yang Tuhan tempatkan di sekitarnya, dan dengan tekun membangun jemaat dari nol.

Visi pendidikan

Beliau percaya bahwa gereja dan sekolah harus berjalan bersama. Gereja membentuk iman; sekolah membentuk pikiran. Keduanya berakar dalam Firman Tuhan dan menghasilkan generasi yang utuh — cerdas, berkarakter, dan takut akan Tuhan. Visi inilah yang menjadi dasar berdirinya Sekolah Kristen Kalam Kudus.

"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman." — 2 Timotius 4:7

Warisan yang hidup

Meskipun Pdt. Timothy Chandra telah berpulang ke pangkuan Bapa, warisan iman dan kasihnya tetap hidup. Setiap anak yang belajar di SKKK, setiap jemaat yang beribadah di GKKK, dan setiap keluarga yang dilayani oleh komunitas Kalam Kudus — adalah buah dari benih yang beliau tanam dengan kesetiaan.

Hari ini, kami melanjutkan panggilan beliau dengan semangat yang sama: melayani Tuhan, mendidik dengan kasih, dan membentuk generasi yang memuliakan-Nya.

"Selamat, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu."

— Matius 25:23